logo
  • Entries
  • Comment
  • Popular
Recent Posts
  • Too Much “GURU” Will “KILL”...
  • REVISI EBOOK PANDUAN KOMPLIT BISNIS ONLINE DENGAN ...
  • Ebook Panduan Komplit Bisnis Online dengan Blog$ :...
  • Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H...
Recent Comments
  • news6boston.com bener bro..kalo saya setiap pemb...
  • AndriWiyasa.com Mungkin menurut saya tergantung pad...
  • ipan ripai waw... jujur saya salut kepada yang...
  • Mansah Arau ebook nya lebih pintar dari gurunya...
Popular Articles
  • RUxxI ZAxxL SANG VISIONER : Sebuah Kontes SEO yang Berbahaya (146)
  • Mendapatkan Uang dari Blog Bag. 2 (92)
  • Buka Pikiran ... Terima Realita ... (83)
  • Mengapa ???!!! : Di Balik Kenyataan Miris Bisnis Online (83)
  • Home
  • About
  • Beriklan Di Sini
  • Blogroll

Too Much “GURU” Will “KILL” You

Posted by Nias Zalukhu in Mindset on 12 6th, 2009 | 69 responses

Mati dunk ?? ga seseram judulnya kale.. wkwkw.. Judul di atas kira-kira memiliki arti bahwa semakin banyak guru tempatmu berguru, maka semakin bingunglah engkau hahaha… Yup…  saya yakin banyak yang ga setuju dengan pernyataan saya ini. Lalu mengapa saya mengangkat judul kontroversial di atas ? Untuk ketenaran ?? Maaf saya sepertinya sudah tak butuh sensasi untuk menjadi tenar … (huh.. sombong hahha). Sebenarnya saya menulis artikel ini menyikapi kejadian yang saya alami dalam 2 minggu terakhir ini. Sejak saya jualan ebook dan melayani online coaching begitu banyak pertanyaan-pertanyaan yang sebenarnya sangat baik, namun mungkin kurang tepat ditanyakan pada saya. Mengapa ? wong pertanyaannya tentang ebook yang dijual oleh rekan yang lain.


Ada juga yang menanyakan kok apa yang saya jabarkan dalam ebook saya, sangat berbeda dengan isi ebook yang dijual oleh para senior yang lain. Ya jelaslah berbeda, karena saya tidak mengajarkan cara pintas untuk mendapatkan uang yang ujung-ujungnya merugikan rekan-rekan kita pelaku bisnis online yang lain, seperti yang dulu dilakukan oleh yang mengaku internet marketer dunia yang mengajarkan jalan pintas bagi murid-muridnya yang justru merugikan para pelaku bisnis online lainnya yang bukan muridnya. Tapi saya juga sadar, teman-teman yang menganggapnya sebagai guru pastilah akan membelanya karena bagaimana pun seorang murid memang harus menhormati gurunya meskipun gurunya itu bobrok betul kan? Tapi sudahlah, sudah ga ada gunanya membahas ibu yang satu itu hahaha…

Saat ini gairah bisnis online dalam negeri memang sedang menjamur, dan semakin banyak “guru-guru” baru bermunculan entah itu memang benar-benar guru yang mau berbagi atau cuma guru-guruan yang hanya ingin mencari “data email prospek” ataupun hanya ingin jualan untuk keuntungan pribadi. Membayar seorang yang menjadi guru bagi kita memang ga salah, karena saya tahu persis bagaimana jadinya jika seorang “guru” yang berbagi secara gratis yang justru akan merepotkan sang guru itu sendiri. Karena harus jujur kita akui bahwa sifat kita di negara ini masih menganut sifat mau enak saja tanpa memikirkan orang lain iya toh? Saya pernah mengalaminya, ketika beberapa bulan yang lalu saya memberikan layanan coaching gratis, dimana rekan-rekan yang memanfaatkan coaching gratis itu dulu justru banyak yang ngeyel dan mau enak sendiri, gimana saya ga bilang demikian wong sudah nanya satu nanya lagi lalu terus terus tanpa mikir bahwa saya juga harus melayani yang lain, ga dijawab cepat malah saya dituduh pelit dan dianya ngambek dan marah.. lha emangnya situ siapa.. hahahah… Karena inilah sebenarnya alasan saya mengeluarkan ebook dengan harga di atas rata-rata, biar yang beli merasa bertanggungjjawab untuk giat dalam belajar agar tidak rugi membayar harga ebook dan coach yang cukup mahal.

Namun, saya sendiri belum merasa diri sebagai seorang guru, meski ada rekan-rekan yang memanggil saya demikian yang justru saya omelin hahaha (abis saya galak sih…).

Mencari orang yang kita jadikan guru untuk kita belajar memang sangat perlu. Semakin banyak guru, semakin banyak ilmu yang kita dapat dan itu sangat bagus.. tapi eiiitttssss.. menurut saya kondisi ini tidak berlaku dalam dunia bisnis online. Karena dalam bisnis online, semakin banyak guru yang kita ikuti maka kita akan semakin bingung. Karena guru-guru di dalam bisnis online baik itu “guru beneran” maupun “guru-guruan” pasti memiliki cara berbeda dalam menjalankan bisnis onlinenya, kecuali kalau guru-guru itu memang satu perguruan wkwkwkw (perguruan silat kale…).

Jika memang ingin berhasil dalam bisnis online, sebagai pemula memang membutuhkan seorang guru yang kita jadikan sebagai tempat belajar. Namun sebaiknya dari sekian banyaknya guru yang ada pilihlah yang cara mengajar dan cara menulis tutorialnya memang sesuai dengan kita. Namun, menjalin hubungan dengan banyak pelaku bisnis online yang di’guru’kan mutlak harus dilakukan, namun seperti yang saya katakan tadi sebaiknya pilihlah salah satu guru saja  yang memang benar-benar sesuai dengan kita. untuk satu bidang ilmu , misalnya satu guru untuk ngeblog, satu guru untuk bisnis online dan seterusnya Tapi ingat, guru yang baik bisa menghasilkan murid yang baik dan guru penipu hanya bisa menghasilkan murid yang juga menjadi penipu hihihi…

Nah, saya mengangkat artikel ini bukan untuk mempromosikan diri agar teman-teman yang baca menjadikan saya sebagai guru .. oh no.. no .. no ..  menjadi guru itu ga gampang karena harus memiliki tanggungjawab bagi teman-teman yang menganggapnya sebagai guru.,  Karena itulah saya sangat heran sekali ketika beberapa waktu yang lalu seorang motivator terkenal membuka universitas tentang bisnis online… hehe sebagai seorang motivator memang dia layak dijadikan panutan but dalam hal bisnis online ? oh no.. honestly i doubt about it. Saran saya, carilah ilmu sebanyak-banyaknya, jalinlah hubungan dengan rekan-rekan termasuk dengan yang dianggap guru, namun pilih dan fokuslah pada satu guru saja untuk satu bidang tertentu, karena seperti yang saya katakan tadi bahwa dalam bisnis online, semakin banyak guru maka semakin kita bingung mau melakukan apa..

Nah, artikel minggu depan saya akan menampilkan sosok-sosok yang bisa kamu jadikan guru dalam hal ngeblog maupun bisnis online.

  • Share/Save/Bookmark

69 Responses to “Too Much “GURU” Will “KILL” You”

  1. ipung says:
    December 6, 2009 at 6:29 pm

    jangan sampe jumlah guru melebihi jumlah praktek kita.. kecuali kalo kita mau jadi filsuf :P

    [Reply]

  2. Muhammad Umar says:
    December 6, 2009 at 6:30 pm

    Iya setujuu..soalnya pernah mengalami..niat hati ingin cari ilmu banyak-banyak.. Tapi malah bikin dapet dikit..soalnya bingung yang benar mana..hehe..

    Tapi..kalau si murid sedikit lebih kreatif pastilah akan menjadikan banyak guru makin asyik untuk eksperimen..hehe (masalah selain bisnis online..soalnya tidak membutuhkan banyak biaya) kalau sudah menyangkut masalah bisnis..wah makin banyak guru makin ngabisin biaya..dan waktu..malah bisa-bisa bikin malas..

    Terima kasih atas postingannya..

    [Reply]

  3. adieska says:
    December 6, 2009 at 7:01 pm

    pertamax… hahahaha… akhirnya… :D

    [Reply]

  4. Hangga Nuarta says:
    December 6, 2009 at 10:09 pm

    Kalo gitu minggu depan posting guru-guru yang satu perguruan aja Bang… :D

    [Reply]

  5. Gilang Ramadhan says:
    December 6, 2009 at 10:51 pm

    Bener, om. Kebanyakan ilmu yang kita dapetin dari guru yang berbeda-beda, ujung-ujungnya malah bikin bingung, dan males action. Lebih baik pilih salah satu “guru” yang pas dan sesuai kebutuhan.

    [Reply]

  6. ismail says:
    December 7, 2009 at 12:22 am

    seperti biasa mas, artikel bang zal nendang banget!!!

    [Reply]

  7. ismail says:
    December 7, 2009 at 12:32 am

    Tapi sudahlah, sudah ga ada gunanya membahas ibu yang satu itu hahaha… —-> Sekalian mas, siapa nehhh ?

    [Reply]

  8. fanari says:
    December 7, 2009 at 1:00 am

    Beneeerrr bang, kebanyakan guru berarti kebanyakan informasi yg bikin kita jadi information junky yg malah kontra-produktif :D

    [Reply]

  9. cosa says:
    December 7, 2009 at 2:30 am

    satu guru, satu ilmu, sedikit bingung

    banyak guru, banyak ilmu, banyak bingung

    [Reply]

  10. Eldo says:
    December 7, 2009 at 3:15 am

    Pembahasan yang menarik master……ditunggu posting selanjutnya :)

    [Reply]

  11. badoer says:
    December 7, 2009 at 3:26 am

    guru yg paling baik adalah dari pengalaman.. entah itu pengalaman dari diri sendiri maupun orang lain.. yah bener bgt tuh, fokuskan pada satu bidang yg emang kita mampu dan bisa untuk memulainya.. hehe..

    [Reply]

  12. beni oktopiansah says:
    December 7, 2009 at 5:31 am

    setuju banget Bang Zal. Yang salama ini saya alami adalah demikian, bukan mencari guru, tapi mencari sumber ilmu hingga akhirnya NALO (No Action Learn Only) hehehe.
    Semenjak baca ebook Bang Zal, sekarang mesti More Action dech kayaknya.

    [Reply]

  13. hakimtea says:
    December 7, 2009 at 5:57 am

    no comment bang, saya udah pusing terlalu banyak guru nih :mrgreen:

    [Reply]

  14. kawel says:
    December 7, 2009 at 6:08 am

    iya nih om, banyakan guru malah kelamaan mikir mau milih bisnis yang mana, mending belajar dari om zal langsung fokus di blog :-)

    [Reply]

  15. Ahmads says:
    December 7, 2009 at 7:37 am

    Selamat bung Anda layak dapat bintang

    [Reply]

  16. hanafi2020 says:
    December 7, 2009 at 11:20 am

    aku milih bang Zal aja dah jadi guruku ya bang :D

    [Reply]

  17. Lebah Ndut says:
    December 7, 2009 at 3:56 pm

    Hahaha.., pinter dah kalau nyindir “guru” yang ternyata waGU tur saRU, wkwkwk..

    Ahh.., nunggu list guru yang bisa dijadikan panutan MMO ah.. Jgn lama-lama yang Bang update-nya :)

    [Reply]

  18. indr@ says:
    December 8, 2009 at 9:16 am

    ngahaha.. emg kalau guru2 popular tuh kadang beda2 ajarannya :D

    [Reply]

  19. Ahmads says:
    December 8, 2009 at 10:57 am

    Belajarlah sama ahlinya betul ?

    [Reply]

  20. spun money says:
    December 8, 2009 at 4:59 pm

    bener bro..
    kalo saya setiap pemberi ilmu baru adalah guru…
    namun tidak semua ilmu bisa didapat dari guru gratisan…
    yang berbayar pun layak disebut “guru bayaran” :)
    nah loh jadi pusing saya… :(
    saya lebih condong meyakini kalo mau dapat duit, ya harus keluar duit…
    jer basuki mowo bea… kato mbahku..

    [Reply]

  21. kang fuad says:
    December 9, 2009 at 12:21 pm

    artikel yang mantep mas, kalo berkenan link saya anchornya “terbaru” mas. lam kenal ya mas, sukses selalu…^_^

    [Reply]

  22. Aji Monoarfa says:
    December 9, 2009 at 2:05 pm

    Mencari….!!!

    Guru dibidang adsense yang ngajarinnya tidak seperti ebook tapi benar2 praktek :)) Tapi jarang yang mau share tehnik rahasianya hehehehe

    [Reply]

  23. Deta says:
    December 19, 2009 at 3:22 am

    Iya bang,, setuju,,, contohnya deta ini,, malah jadi bingung sendiri …
    Dan gak semua guru itu nyambung ama kita…

    [Reply]

  24. munawar am says:
    December 20, 2009 at 6:33 am

    satu guru cukup asal kita mampu memilih guru yang tepat berdasarkan kredibilitas, portofolio dan reputasi yang positif.

    [Reply]

  25. Belajar SEO says:
    December 21, 2009 at 8:36 am

    Guru saya mah mbah gendeng aja :)

    [Reply]

  26. budi says:
    December 22, 2009 at 11:01 am

    setuju sama aji

    [Reply]

  27. prex says:
    December 23, 2009 at 2:06 am

    ya idealnya banyak guru ya makin bagus donk…asalkan guru yang benar2 berkwalitas

    [Reply]

  28. alat sadap says:
    December 23, 2009 at 3:31 am

    jangan sampai guru lebih banyak dari muridnya…heheh siapa yang mau diajar

    [Reply]

  29. download film says:
    December 23, 2009 at 3:33 am

    semakin banyak ilmu maka semakin berwibawah kita dimata orang lain

    [Reply]

  30. amexchou says:
    December 23, 2009 at 10:57 am

    cari guru di anak krakatau…belum nampak juga…hihihiih

    [Reply]

  31. klik rudi says:
    December 24, 2009 at 4:39 am

    setuju dah bnyk guru tambah bingung .. spt nya ganti theme baru nih .. sy tgg deh koment nya di blog

    [Reply]

  32. kombor says:
    December 24, 2009 at 6:43 pm

    Terimakasih atas wejangannya, Guru. Wejangan Guru akan saya camkan baik-baik. Jangankan kebanyakan guru, kebanyakan informasi juga akan membuat kita bingung karena kita malah mengalami information overloaded.

    [Reply]

  33. Mas Adi says:
    December 26, 2009 at 2:05 am

    wah wah wah…..
    ini yang menurut saya sangat “HOT”…
    tul gak?? :D :D

    [Reply]

  34. sarip husin says:
    December 29, 2009 at 6:09 am

    menarik mas artikelnya,,, saya termasuk orang yang suka banyak guru banyak ilmu,, he,he,

    [Reply]

  35. om dedi says:
    December 30, 2009 at 4:54 am

    guru??? tapi guru ku banyak bang… coba aja, mulai dari SD ampe sekarang masih sekolah… tuh udah berapa guru ya??? hehehe

    [Reply]

  36. Bang Arman says:
    December 31, 2009 at 3:48 am

    Guru yang sejati adalah yang mau memberikan semua ilmunya untuk murid. Di dunia IM, tak ada guru yang sejati.

    Yang ada adalah guru setengah marketer atau sebaliknya, marketer setengah guru.

    Salam kenal Bang Zalukhu,

    Abdul Rahman di Medan

    [Reply]

  37. amexchou says:
    December 31, 2009 at 1:25 pm

    kebanyakan guru, bisa geger otaksss

    [Reply]

  38. do says:
    January 4, 2010 at 7:11 am

    salam kenal mas makasih infonya

    [Reply]

  39. robby says:
    January 5, 2010 at 9:38 am

    betul, kebanyakan guru jadi bingung mana ikmu yang mau di terapin :)

    [Reply]

  40. Artis Indonesia says:
    January 10, 2010 at 2:06 pm

    Terlalu banyak ilmu malah makin gila :)

    [Reply]

  41. sarif husin says:
    January 11, 2010 at 4:19 am

    terkadang kita munafik,, tidak mengakui kesuksesan orang lain. orang sukses dalam bisnis online kita mencela mencaci tapi pada akhirnya kita terjun juga,, guru itu penting termasuk panduan bisnis online juga penting seperti ebook.

    [Reply]

  42. anak-nias says:
    January 13, 2010 at 6:55 am

    hehehe, sampai sekrang lom ada yang nurunin ilmu dapat uang 10juta tiap hari dari internet. adakah yang mau ngajarin? :D

    sukse bang buat ebook na, moga lancar jaya uey… :)

    [Reply]

  43. Blogger Terpanas says:
    January 17, 2010 at 4:01 pm

    Bener bang saya juga bingung kebanyakan bertanya. Padahal cuma kepada 3 orang guru : niaz, zalukhu, bang zal tapi belum benar-benar take action. Ah…mulai saat ini aku akan bertanya kepada bang zal sajalah hehe….

    [Reply]

  44. Deddy says:
    January 18, 2010 at 6:09 am

    Kok jarang update mas? Atau saya salah alamat nih?

    [Reply]

  45. indra says:
    January 20, 2010 at 9:55 am

    banyak guru banyak ilmu
    banyak ilmu duit gak ketemu
    lama-lama mati kutu
    jadinya menggerutu

    [Reply]

  46. Dhany says:
    January 22, 2010 at 11:18 am

    Bener. Suka pengen dapet banyak ilmu sekaligus, akhirnya malah pusing sendiri.
    Ujung-ujungnya ga ada action sama sekali. Kalo udah gitu balik lagi ke status quo, back to comfort zone (kalo sebelumnya ada). Kalo ga ada, ya keliling lagi cari guru baru.

    [Reply]

  47. Handoko Tantra says:
    February 1, 2010 at 2:30 pm

    Experience is the best teacher. ga bakalan overload tuh…he..he…

    [Reply]

  48. andriz says:
    February 3, 2010 at 2:27 pm

    aq nunggu artikel selanjutx, siapa ya guru yg patut di jadikan suhu aq hehehe

    [Reply]

  49. Amru Sahmono says:
    February 4, 2010 at 2:20 am

    dah ditungguin tapi blum nongol juga artikel yang baru —> “menampilkan sosok-sosok yang bisa kamu jadikan guru dalam hal ngeblog maupun bisnis online.”

    [Reply]

  50. giat olahraga says:
    February 6, 2010 at 5:35 pm

    mas, ini saya dari karangnayar temannya mas raiderhost. yang dulu kita ketemuan.met kenal mas

    [Reply]

Newer Comments »

Leave a Reply

Click here to cancel reply.

Click to cancel reply
Bisnis Blog 300x300 banner
Best Hosting Art of Stealing Wordpress Themes

Berlangganan

Masukkan Email anda:

Delivered by FeedBurner

  • Langganan Artikel
  • Langganan Komentar
  • Add to My Yahoo http://www.wikio.com Add to Google Reader or Homepage Subscribe in NewsGator Online Subscribe in Bloglines Add in MyAOL Add to netvibes Add to netvibes

    Categories

    • Blog Tools
    • Mindset
    • Review
    • Tutorial Bisnis Online
    • Uncategorized

    blogroll

    Zalukhu[dot]Info | Ipung | Ecko | Tetetzet | Audy | O-om | Kopitozie | Badoer | Ravatar | Hangga Nuarta | Kodil | Kulitintacetak | Agus Naim | Ardy Pratama | Negeri Hijau | Sohai Wawan
    Powered by Wordpress | Original by Elegant Themes | Re-Designed by Zalukhu | Sponsored by WPWebhost